Lakukan Segalanya Dalam Kasih

Summary:
Kuncinya adalah kasih, yang tanpanya semua akan jadi sia-sia, karena kasih itu sendiri adalah Tuhan, maka lakukanlah segalanya dalam kasih, sebagai bentuk kasih kita terhadap Tuhan yang lebih dulu mengasihi kita [1335 words].

“People killing, people dying. Children hurt, and you hear them crying. Can you practice what you preach, and would you turn the other cheek? Father, Father, Father, help us. Send us guidance from above. ‘Coz people got me, got me questioning, “Where is the Love?”” -Where Is The Love, The Black Eyed Peas

The song sends a strong message concerning humanity that still applies today: the world is becoming all out of love.

Efeknya? Balas dendam. Persitegangan. Penindasan. Keserakahan. Tipu muslihat. Makin banyak orang stress berkeliaran. Orang-orang pongah. Ga berperasaan. Tega. Gampang marah-marah. Berlidah tajam (kata-katanya pedes). Ato jadi antipatik; seneng kalo orang lain susah, susah kalo orang lain seneng. Mudah iri ato cemburu. Spreading rumors. Sungguh, ngejaga supaya pikiran ga stress dan hati ga kotor becomes a daily battle.

Continue reading

Advertisements

Kalo Ga Sanggup? (Tuhan) Sanggupin!

Ibarat masih bau kencur, ato masih ijo, mereka yang relatif lebih muda dibanding yang lain akan sering dihantui sama threats yang berbentuk: disepelekan, diremehin, dianggap enteng ato dipandang cuma sebelah mata aja, oleh orang lain. Bisa dari atasan di tempat kerja, bisa dari “abang” di tempat pergaulan kita, bahkan dari keluarga sendiri — pelakunya biasanya mereka yang lahir duluan, dengan asumsi kalo mereka yang lebih punya pengalaman dan asam garam hidup, yang ngebuat mereka beranggapan kalo otomatis merekalah yang lebih bener.

Disepele-in itu termasuk salah satu bentuk intimidasi yang ditembakin Si Jahat ke kita, lewat lingkungan kita. We actually have the options to either be affected by it, or choose to ignore it — like when we brush the dust off our shoulders. Like it was nothing.

Continue reading