Tips: Ngebikin Kata Sandi Anti-Jebol

PasswordBiomet1

Karena sekarang kita belum masuk jaman di mana otentifikasi biometrik sebagai sandi, kita masih akan stuck dengan pemakaian password untuk, almost virtually, semua aspek yang kita lakuin yang berhubungan dengan sistem — sebut aja akun surel (pribadi atau kantor), akun sosial media, hingga akses ke smart devices kita. Intinya: semuanya butuh password.

Tapi satu hal kekurangan password dibanding otentifikasi biometrik tadi buat sandi adalah, password seringkali dibikin terlalu sederhana hingga mudah diretas, atau terlalu kompleks hingga sulit diingat.

Berikut adalah tips buat ngebikin kata sandi — atau password — non-numerik yang lebih kreatif, mudah diinget, dan tentunya agak lebih sulit diretas calon hacker.

1. Ambil singkatan dari frase favorit kita.

Ini bisa lirik lagu kesukaan, buit puisi atau pantun gaco’an, atau kalimat pembuka Pembukaan UUD ’45 sekalipun — yang ga mungkin kita lupa. Ini demi tujuan, saking di luar kepalanya itu frase, kita jadi gampang nge-visualize kata-katanya. Sebagai contoh, lirik dari one of my all-time favorites, In Your Hands by Javier that goes:

I never felt so weak and yet so strong.

2. Ambil huruf depan dari masing-masing kata frase.

Apa yang kita punya sekarang akan jadi seperti ini:

infswayss

3. Tentukan huruf yang jadi upper-case (huruf besar).

Pilih dari frase tadi, kata yang paling stand out from the rest of the sentence. The ones that, without them, the phrase will be rendered insipid, or meaningless. Jadi dalam contoh ini, kita bisa ambil “weak” dan “strong”, atas alasan kontradiksinya satu sama lain. Jadi sandi yang kita punya akan jadi seperti berikut:

infsWaysS

4. Tukar beberapa huruf jadi angka.

Supaya juga sandinya makin kuat, password kita harus punya elemen angka. Cara yang paling gampang adalah, minjem konsep lagi dari gaya bahasa alay, adalah dengan menukar huruf yang kebetulan mirip angka. Sandi kita lalu akan berubah menjadi:

1nfsW4ysS


Voila! There you go, cara lain yang lebih ampuh untuk ngerangkai password.

Remember, tujuannya adalah “not too simple, not too complex”, dan kita gampang ngingetnya. Jadi tips tambahan yang mesti dipertimbangkan juga adalah: Satu, jangan pilih frase yang kebanyakan kata (8-plus mungkin kebanyakan); dan kedua, batasi kata yang huruf singkatannya jadi upper-case, atau ditukar jadi versi angkanya (lebih dari dua mungkin kebanyakan).

Meski ga bener-bener anti-jebol password yang dibikin dengan cara ini, tapi setidaknya jauh lebih baik, kuat dan rumit daripada yang biasa diretas oleh hacker jadi-jadian yang tak diundang.

WorstPassword-Infographic

Contoh lain:

1. Balonku ada lima, rupa-rupa warnanya.

balrrw => b4LrrW.

2. Bahwa sesungguhnya, kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa.

bskiihsb => bsK11Hsb.

3. Love was made for me and you.

lwmfmay => lwmfM4Y

Image credits:

1. “Biometric”, by Taylor Kubota via theconnectivist

2. “Worst passwords by 2012, and how to fix them”, by Splashdata via their website.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s