Sukacitaku Penuh!

Puji Tuhan. Gue ga inget kapan terakhir gue se-sukacita ini. Rasanya kayak pengen nari-nari, joget-joget, nyanyi-nyanyi sendiri like nobody’s watching, like no one’s listening. Tapi sayangnya, karena faktor jawib (jaga wibawa, bukan imej), itu hanya bisa gue lakuin di kamar mandi mes tempat gw berada sekarang (I’m a bathroom singer & dancer, so what? Haha). Di situ, gue bisa lebih rusuh, serusuh dan seseru James Marsden di “Hairspray” pas lagi Corny Collins Show.

Ahahah. That happy I am. Gue jadi baru bisa ngerasain apa yang disampein oleh satu lagu yang lagi kept on playing in my head over and over again, yang bunyinya contains the lyrics “sebab hanya Tuhan yang membuat sukacitaku penuh”. Amen to that!

Man leapingImage via Randall Worley via his blog.

Penuh, ibaratnya kayak tangki yang bahkan sampe overflowing, sampe pengen gue luapin sukacita itu ke sekitar gue. It’s as if nothing can’t go wrong. And the possibilities of masa depan yang penuh pengharapan itu, endless. Di saat gue pikir, ato lebih tepatnya logika gue pikir, bahwa kemungkinan terbaiknya akan seperti ini dan itu, ternyata yang sedang dikasi liat ke gue itu jauh (uh-nya panjang) lebih indah. At that point, barulah gue mulai berenti thinking about my future. Karena yang lagi happening sekarang ternyata jauh lebih indah dari yang terindah yang bisa gue bayangin. Emang dasar logika manusia itu terbatas ya?

I guess I can say that I am thoroughly thankful, and grateful. I can still remember two or three years ago, ketika suasana di kehidupan pribadi gue jauh lebih runyam dari sekarang. Benerlah kalo orang bilang “without the bad days, we can’t never appreciate the good ones”. Well, it’s true, I can speak on my behalf. We are stronger as a family. I am becoming a much better person than I was yesteryear. Dan banyak perubahan-perubahan kecil yang kalo dijembrengin akan ga muat di buku setebel Yellow Pages pun. And for that, I am eternally grateful (Praise the Lord!).

Jadi, in a way, kalo ditanya spesifik apa yang ngebuat gue sukacita, akan sulit buat gue beri jawabnya. Karena, there’s like a gazillion-lot of them, but all share one common thing: God’s grace, alias kasih karunia Tuhan. Bisa dikatakan, gue sedang menuai janji Tuhan; yang adalah ketika kita mencari Kerajaan Tuhan dan kebenarannya (the Truth), maka semuanya akan ditambahkan ke kita. SEMUANYA. Itu bener. I can vouch for it. I can attest to it.

Satu per satu, keadaan rumah tangga pribadi gue dipulihkan. Emang sih, secara materi ga gitu keliatan, at least for now. Tapi cobalah dateng ke rumah gue, dan strike up a conversation dengan any one of us yang tinggal di rumah gue, yang meski sekarang lagi bocor (banyak ember betebaran across the floor kalo lagi ujan), tapi hangat, penuh dengan kasih dan sukacita. You’ll notice something that even I am still surprised at how things have changed for the better. Tapi ya itulah ajaibnya Tuhan, sutradara dari semuanya yang baik yang telah, sedang dan akan terjadi di hidup gue dan keluarga besar gue. Bener-bener heran dan ajaib.

As for now, I’m highly excited, after a longing phone call to home from a stranded island tempat kerja gue sekarang, towards how the future will unfold. Rasanya pengen senyum-senyum sendiri saking senengnya, sebodo amat mau dikira orang gila, ato gengge dalam Bahasa Bajo-nya, bahasa orang lokal tempat gue berada sekarang. Dan biarlah Tuhan yang selidiki hati gue, betapa bersyukurnya gue atas SEMUA kasih karunia yang dilimpahkan ke gue, yang ngebuat everything else… seems… so… small.

Therefore, I welcome you, future. No more rasa takut. No more galau. No more kuatir, gundah, gelisah, resah, bimbang ato ragu. Lenyaplah kalian semua dengan kasih karunia Tuhan gue yang mengalahkan segalanya!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s